Tentang Kami

   Arsip Tulisan
    Delapan Siswa MA Al-Falah tidak Lulus UN 2007
Friday, June 15, 2007
Makassar, Tribun -- Sekitar 2.600 siswa kelas III sekolah menengah atas (SMA) di Sulawesi Selatan (Sulsel) tidak lulus di ujian nasional (UN) yang digelar Mei lalu.
Ketua Panitia UN Sulsel 2007, Abdul Jabbar, mengungkapkan hal tersebut di Makassar, Selasa (12/6). Hasil tersebut diperoleh dari badan standar UN di Jakarta, dan sudah dibagikan ke seluruh kabupaten/kota.
"Tapi, hasil tersebut masih harus dikonversi dengan nilai lain di sekolah masing-masing. Jadi ini baru angka UN dan bukan kelulusan dari sekolah," kata Jabbar.
Angka kelulusan UN di Sulsel mencapai 95 persen dari sekitar 47.426 siswa peserta UN. Hasil ini lebih baik bila dibandingkan dengan tingkat kelulusan UN secara nasional yang hanya 90 persen.
Kabupaten Sidrap dan Kabupaten Jeneponto meraih tingkat kelulusan di UN tahun ini. Dari 1.354 peserta UN di Sidrap, hanya sembilan siswa yang tidak memenuhi standar atau tingkat kelulusan di atas 95 persen.
Sedangkan di Kabupaten Jeneponto hanya 11 siswa yang nilainya tidak mencapai standar UN dari 1.490 peserta UN.
Sementara di Makassar, tingkat kelulusan UN sekitar 95 persen atau 1.062 peserta tidak mencapai nilai standar dari 18.965 peserta UN.
Menurut Jabbar, tingkat kelulusan tahun inilebih baik meski standar nilai UN dinaikkan menjadi 5,0. Dia menambahkan, penentuan lulus tidaknya siswa tergantung pada kebijakan sekolah masing-masing, pasalnya, meski siswa tersebut nilainya memenuhi standar tapi perilakunya tidak, maka akan tidak lulus juga.
Hal ini sesuai dengan buku petunjuk UN, yang tidak hanya menilai dari nilai standar namun perilaku siswa tersebut.
Untuk pengumuman hasil UN tersebut, menurut Jabbar terserah dari pihak sekolah kapan ingin mengumumkannya, sehingga pengumuman UN SMA/MA/SMK nantinya tidak akan dilaksanakan secara serentak, yang penting pelaksanaannya paling lambat pada 16 Juni mendatang.
"Mungkin saja besok (hari ini), karena hasil tersebut sudah ada di semua sekolah kabupaten/kota. Selama pihak sekolah sudah merekap semua nilai, mereka sudah dapat mengumumkan nilai UN siswa," jelas Jabbar.
Untuk hasil UN tingkat sekolah menengah pertama (SMP), hasilnya baru akan diterima dari pusat pada 16 Juni mendatang.
Sedangkan Kepala Badan Standar Pendidikan Nasional Yunan Yusuf mengatakan hasil ujian nasional telah dikirimkan ke daerah. "Seminggu yang lalu telah dikirim, diserahkan ke daerah kapan diumumkan," katanya.

Yunan tidak mau memastikan jumlah siswa yang lulus ujian nasional. "Kami tidak dalam posisi mengumumkan, tapi kalau dipersentasikan jumlah kelulusan ada di angka 90-an persen," tambahnya.

Ujian Akhir
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Seksi Kurikulum Dinas Pendidikan Kota Makassar Suardi mengatakan, pihaknya belum berani mengumumkan persentase kelulusan di setiap sekolah.
Alasannya, masing-masing sekolah masih melakukan rekapitulasi nilai antara nilai mata pelajaran yang diujikan pada ujian nasional (UN) dan nilai yang diujikan pada ujian sekolah (US).
"Kita belum memastikan kelulusannnya. Sebab, bisa saja persentase kelulusan akan meningkat karena dipengaruhi oleh nilai ajian akhir siswa yang bersangkutan," kata Suardi.
Sedang Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Makassar Mahmud BM mengatakan, meski persentase kelulusan SMA di kota Makassar belum diumumkan, namun dia menggambarkan, ada sebuah sekolah yang 100 siswanya tidak lulus UN.
"Saya tidak bisa sebutkan. Yang jelas persentase kelulusan tiap sekolah di Makassar bervariasi. Mulai dari 70 persen, 75 persen, 95 persen, dan hanya sedikit sekolah yang meluluskan siswanya hingga 100 persen. Bahkan ada sekolah unggulan yang siswanya tidak lulus," ujarnya.

Pengawas Independen
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) Prof Dr Mansyur Ramly menilai salah satu tingginya angka ketidaklulusan disebabkan karena efektifnya tim pengawas independen melaksanakan tugasnya melakukan pengawasan di lapangan.
Namun, kata Mansyur, tingginya ketidaklulusan bukan berarti nilai rata-rata UN menurun. Sebab, di sisi lain, nilai rata-rata UN meningkat dari tahun sebelumnya.
"Ini menunjukkan bahwa mutu penyelenggaraan UN dan mutu siswa kita semakin membaik. Kenyataan ini akan memotivasi siswa untuk lebih giat belajar pad atahun depan," katanya.
Mansyur memberikan tanggapan itu seusai mengikuti rapat di kantor Wapres RI tentang kebijakan UN tahun 2008 bersama deputi wapres bidang kesra dan dirjen dikdasme.
"Selain membicarakan masalah UN, kita juga mempersiapkan kebijakan UN untuk sekolah dasar dan madrasyah ibtidaiyah (SD/MI) tahun 2008. Setelah itu saya menggelar rapat dengan mendiknas tentang rancangan peraturan pemerintah (RPP) pendanaan pendidikan," katanya.

BAGAIMANA DENGAN AL-FALAH?
Info terbaru menyebutkan bahwa Delapan orang dari 57 total Siswa Aliyah tidak berhasil lulus dalam ujian nasional ini. Dari total 57 siswa tersebut, terdapat 2 orang siswa dari Jurusan IPA (Total siswa IPA adalah 24 orang) dan 6 orang siswa dari Jurusan IPS (Total siswa IPS adalah 33 orang), ternyata tidak lulus. Meski info tersebut dapat dipercaya, tapi tidak disebutkan mereka gagal memenuhi target standar pada mata pelajaran apa.
Posted by Al-Falah Connection @ 5:58 PM  
1 Comments:
Post a Comment
<< Home
 
   WebBlog Anggota
~ Rahmat Hidayat
~ Makhrus Habibi
~ M. Zainal Abidin
~ Ramlah [New]
   Info Selanjutnya

Kirim e-mail kepada kami di :
alfalahsmallville@yahoo.com


Silakan hubungi :
Makhrus (085259534505) atau
Ramlah (085255750150)


Blog baru Kami ada di Sini

   Powered by

Free Blogger Templates

BLOGGER

Untuk mendapatkan tampilan terbaik, gunakan Resolusi Layar 1024 x 768
© Al-Falah Connection HomePage. 2007-2008. Maintenance by Abidin (Alumni MA 2003)
All Right Reserved. Template by Isnaini Dot Com